Kurikulum dan kultur Pembelajaran

MAN Bondowoso telah menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yaitu kurikulum MAN Bondowoso th 2008. Merupakank kurikulum yang di desain untuk menjawab kebutuhan dan tentang perkembangan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat dengan muatan yang berkembang secara proporsional dan terpadu antara pelajaran umum, mata pelajaran agama, dan muatan lokal serta kecakapan vokasional.

Dalam kegiatan pembelajaran, para siswa didampingi para guru profesional di bidangnya, lulusan S1 dan S2 dari berbagai perguruan tinggiterkemuka di Indonesia, dengan komitmen 4 in 1 yaitu mengajar, melatih, membimbing, dan mendo’akan para siswa. Sebagai komitmen seluruh warga MAN Bondowoso untuk mewujudkan sekolah berkultur islami, maka menyapa murid setiap hari dengan salam dan kegiatan membaca Al-Qur’an oleh semua guru, karyawan, dan siswa-siswi MAN Bondowoso mengawali kegiatan belajar mengajar menjadi pemandangan sehari-hari di madrasah ini.

Dalam rangka menciptakan kultur belajar yang islami itu pula, maka sistem single sex class dengan membuat kelas terpisah antara putra dan putri diterapkan di MAN Bondowoso. Dalam hal ini, single sex classjuga dimaksudkan untuk mengeliminir bias-bias gender dalam pendidikan. Kegiatan pendidikan berbasis kelas dengan memberikan otoritas pada masing-masing kelas mendesain konsep kepemimpinan kelas, iklim, dan kultur belajar juga diterapkan sebagai media pembelajaran demokratisasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab para siswa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: